Saat berkemah atau mendaki gunung, memilih jenis kompor yang tepat sama pentingnya dengan menentukan ransel, tenda, atau makanan. Salah satu pertimbangan terbesar adalah bahan bakar yang digunakan, karena akan menentukan kenyamanan saat memasak di alam bebas. Berikut ini panduan lengkapnya 👇
LIHAT KOLEKSI KOMPOR SELENGKAPNYA DI SINI!
1. Kompor Butane – Praktis, Ringkas, & Efisien untuk Cuaca Hangat
👉 Link Produk: https://tentangoutdoor.com/product/kompor-camping-portabel-campingmoon-outdoor-stove-hiking/
Kompor berbahan bakar butane menggunakan tabung gas kecil yang mudah dipasang dan dibawa. Ini sangat populer di kalangan backpacker ringan atau camper kasual karena mudah digunakan dan relatif bersih saat dibakar.
📌 Kelebihan Butane:
- Ringan dan compact sehingga cocok untuk pendakian atau camping ringan.
- Api lebih halus dengan kontrol nyala yang baik.
- Baik dipakai di cuaca hangat atau sedang.
⚠️ Kekurangan Butane:
- Tidak cocok digunakan pada suhu dingin karena tekanan gas menurun dan bisa menyebabkan kompor tidak menyala.
- Biasanya lebih mahal per volume dibandingkan propane.
👉 Jadi, kompor butane paling optimal untuk cuaca hangat atau kamping musim panas.
2. Kompor Propane – Andal di Segala Cuaca, Termasuk Dingin
Propane sering menjadi pilihan utama bagi camper yang ingin performa stabil tanpa banyak kompromi, terutama di kondisi cuaca dingin, lembap, atau pegunungan tinggi. Propane memiliki titik didih yang rendah (~-42 °C), sehingga tetap vapor dan terbakar efektif di suhu ekstrim.
📌 Keunggulan Propane:
- Performa stabil di cuaca dingin sekalipun.
- Heat output kuat dan cepat mendidihkan air atau masak makanan.
- Banyak tersedia dalam berbagai ukuran tabung.
⚠️ Kekurangan Propane:
- Tabung gas umumnya lebih besar dan berat dibanding butane, kurang cocok untuk backpacking ringan.
- Harga dan bobot bisa jadi lebih tinggi.
👉 Cocok untuk camping keluarga, basecamp, atau aktivitas musim dingin.
3. Kompor Spiritus (Alkohol) – Sederhana, Aman, & Murah
👉 Link Produk: https://tentangoutdoor.com/product/kompor-mini-portable-camping-ise-mount-kompor-alcohol-stove-hiking-outdoor/
Kompor spiritus (atau bahan bakar alkohol seperti ethanol/methanol) menggunakan cairan yang dibakar di ruang kecil — sering kali berupa kompor paling ringan dan sederhana.
📌 Keunggulan Spiritus:
- Harga bahan bakar sangat terjangkau dan mudah ditemukan di toko bahan bangunan.
- Bobot kompor dan bahan bakar lebih ringan dibanding LPG.
- Nyala api cenderung lebih aman karena tidak bertekanan tinggi seperti gas.
⚠️ Kekurangan Spiritus:
- Output panas lebih rendah, jadi waktu memasak bisa lebih lama.
- Tidak cocok untuk masak dalam jumlah banyak atau masak cepat.
👉 Ideal untuk ultralight backpacking, solo hiking, atau sebagai cadangan selain kompor gas.
Perbandingan Singkat
Aspek | Butane | Propane | Spiritus (Alkohol) |
Kemudahan pakai | ⭐⭐⭐⭐ | ⭐⭐⭐⭐ | ⭐⭐⭐ |
Performa panas | ⭐⭐⭐ | ⭐⭐⭐⭐ | ⭐⭐ |
Efektif di dingin | 📉 Buruk | 👍🏻 Sangat baik | 📉 Tidak stabil |
Portabilitas | 👍🏻 Ringan | 📦 Lebih berat | 🪶 Sangat ringan |
Biaya bahan bakar | 💸 Sedang | 💰 Murah–sedang | 🪙 Sangat murah |
Keamanan tekan tinggi | ❗ Ada | ⚠️ Ada | ✔️ Lebih aman |
Tips Memilih Kompor Berdasarkan Kebutuhan Kamu
✔️ Untuk Backpacking atau hikers – pilih butane atau spiritus karena ringan dan mudah dibawa.
✔️ Untuk camping keluarga atau musim dingin – propane memberikan performa stabil dan output kuat.
✔️ Untuk budget rendah atau kondisi darurat – spiritus bisa jadi pilihan cadangan yang murah dan aman.


