Shopping Cart
Shopping Cart

Camping vs Glamping: Mana yang Cocok Buat Kamu?

Ketika ngomongin kegiatan outdoor, dua istilah yang paling sering muncul adalah camping dan glamping. Keduanya menawarkan cara menikmati alam bebas, tapi dengan pengalaman yang beda banget. Ada yang suka ribet-ribet seru pasang tenda, ada juga yang lebih suka langsung rebahan nyaman di kamar aestetik yang cuma kebetulan letaknya di hutan.

Nah, buat kamu yang lagi bingung mau pilih mana, artikel ini bakal kupas tuntas perbedaan camping dan glamping—mulai dari kenyamanan, biaya, fasilitas, sampai tipe orang yang paling cocok menikmatinya. Siap? Yuk mulai!

Ilustrasi Camping. Sumber: carrie8633 on Pinterest

Apa Itu Camping?

Camping adalah kegiatan bermalam di luar ruangan menggunakan tenda dan perlengkapan seadanya. Aktivitas ini identik dengan suasana yang sederhana, mandiri, dan back to nature.

Biasanya camping dilakukan di:

  • Bumi perkemahan
  • Pinggir danau
  • Kawasan pegunungan
  • Hutan pinus
  • Pantai

Ciri khas camping:

  • Tenda kamu yang dirikan sendiri
  • Masak menggunakan kompor portable atau api unggun
  • Fasilitas minim
  • Tidur di sleeping bag atau matras tipis
  • Semua serba dilakukan sendiri

Kalau kamu suka tantangan, camping adalah pilihan tepat. Aktivitas ini bikin kamu belajar banyak hal: bertahan hidup, manajemen barang, hingga kerja sama tim.

 

Ilustrasi wisata glamping (Shutterstock) Sumber: travel.kompas.com

Apa Itu Glamping?

Glamping adalah singkatan dari “glamorous camping”. Ini adalah versi “mewah” dari camping yang menawarkan fasilitas modern ala hotel, tapi tetap berada di tengah alam. Cocok buat kamu yang ingin pengalaman outdoor tanpa harus ribet.

Ciri khas glamping:

  • Tenda atau cabin sudah berdiri dengan rapi
  • Ada tempat tidur empuk, AC/heater, listrik, sampai kamar mandi pribadi
  • Banyak glamping menyediakan sarapan, BBQ set, bahkan WiFi
  • Cocok untuk staycation yang instagramable

Intinya, glamping = camping versi nyaman + aesthetic.

Perbandingan Lengkap Camping vs Glamping
1. Tingkat Kenyamanan

Camping:

Camping identik dengan suasana sederhana. Tidur pakai sleeping bag, kadang suara angin atau serangga jadi “musik pengantar tidur”. Buat sebagian orang ini romantis, buat sebagian lainnya… nggak bisa tidur semalaman.

Kalau hujan dan tenda kurang rapat, siap-siap ada rembesan.

Glamping:

Kenyamanan adalah nilai jual utama glamping. Kamu tinggal datang, check-in, dan langsung rebahan. Banyak lokasi glamping sudah seperti hotel mini—ada AC, kasur empuk, kamar mandi bersih, water heater, dan stop kontak di mana-mana.

✔ Cocok untuk keluarga
✔ Cocok untuk pasangan
✔ Cocok untuk kamu yang mau healing tanpa drama

2. Biaya

Camping:

Umumnya lebih murah.
Kamu hanya perlu bayar tiket masuk, biaya camping ground (kalau ada), dan bawa peralatan sendiri.

Perkiraan biaya:

  • Tiket masuk & camping ground: Rp10.000 – Rp50.000
  • Sewa tenda (jika tidak punya): Rp50.000 – Rp150.000
  • Peralatan lain: kompor portable, matras, sleeping bag, dll

Total biaya bisa sangat murah kalau kamu sudah punya peralatannya.

Glamping:

Harga glamping berkisar antara Rp300.000 – Rp2.000.000 per malam, tergantung lokasi dan fasilitas.

Kamu tidak perlu bawa peralatan rumit—semuanya sudah tersedia. Jadi wajar kalau harganya lebih mahal.

3. Fasilitas

Camping:

  • Tenda sederhana
  • Matras/sleeping bag
  • Toilet umum
  • Masak sendiri
  • Tidak selalu ada listrik

Camping mengajarkan kamu bertahan hidup: menyalakan api, memasak, hingga mengatur peralatan. Ini juga bagian dari keseruan.

Glamping:

  • Tempat tidur empuk
  • AC/heater
  • Kamar mandi pribadi
  • Listrik dan lampu lengkap
  • Kulkas mini atau dispenser
  • BBQ set siap pakai
  • Area foto yang aestetik

Glamping diciptakan untuk kenyamanan, bukan tantangan.

4. Tingkat Kebebasan dan Aktivitas

Camping:

Kamu bebas mengatur pengalaman sesuai keinginan:
🔥 Mau bikin api unggun besar?
🍳 Mau masak mie instan jam 2 pagi?
🌌 Mau tidur sambil lihat bintang?

Camping memberikan fleksibilitas penuh.

Glamping:

Karena berada dalam area penginapan, aktivitas kadang lebih terbatas. Misalnya:

  • Api unggun hanya boleh di area tertentu
  • Tidak bisa mendirikan tenda sendiri
  • Tidak bebas masak di sembarang tempat

Tapi banyak lokasi glamping menawarkan paket kegiatan seperti archery, trekking, atau BBQ.

5. Pengalaman Menyatu dengan Alam

Camping:

Ini versi paling “natural”.
Kamu benar-benar merasakan alam:

  • Suara malam
  • Udara dingin
  • Awan kabut
  • Ada kemungkinan bertemu hewan kecil

Buat sebagian orang, ini adalah sensasi yang tidak bisa ditukar.

Glamping:

Kamu tetap menikmati alam tapi dalam versi aman dan nyaman.
Tidak terlalu terkena serangga, tidak perlu takut tenda roboh, dan tetap ada dinding atau jaring perlindungan.

6. Kemudahan Persiapan

Camping:

Butuh persiapan lumayan:

  • Peralatan lengkap
  • Mengecek cuaca
  • Menentukan spot
  • Logistik makanan
  • Durasi perjalanan

Kalau kamu tipe yang praktis, ini bisa terasa merepotkan.

Glamping:

Tinggal booking, datang, stay, pulang.
Cocok untuk itinerary singkat seperti:

  • Liburan akhir pekan
  • Healing singkat
  • Quality time keluarga

Camping vs Glamping: Mana yang Paling Cocok Buat Kamu?

Pilih Camping Kalau Kamu…

✔ Suka tantangan dan petualangan
✔ Mau pengalaman outdoor sesungguhnya
✔ Tidak masalah dengan fasilitas minim
✔ Ingin budget perjalanan tetap hemat
✔ Senang belajar hal baru, seperti mendirikan tenda dan memasak di luar

Camping cocok untuk mahasiswa, backpacker, komunitas, atau siapa pun yang ingin merasakan “rasa asli” dari alam.

Pilih Glamping Kalau Kamu…

✔ Mau menikmati alam tanpa harus ribet
✔ Ingin kenyamanan setara hotel
✔ Pergi bersama pasangan, keluarga, atau anak kecil
✔ Ingin tempat yang aman, bersih, dan aesthetic
✔ Ingin healing tanpa harus membawa banyak barang

Glamping cocok untuk orang kantoran yang ingin kabur dari rutinitas, pasangan yang ingin liburan romantis, atau keluarga yang ingin pengalaman outdoor tapi tetap aman untuk anak.


Tips Saat Memilih Camping atau Glamping
1. Sesuaikan dengan kondisi fisik dan mental

Kalau kamu sedang capek, glamping mungkin jadi opsi yang lebih bijak.

2. Perhitungkan cuaca

Camping saat hujan bisa jadi mimpi buruk, kecuali kamu sudah berpengalaman.

3. Tentukan tujuan perjalanan
  • Mau seru-seruan? → Camping
  • Mau santai dan mewah? → Glamping
4. Budget

Sesuaikan dengan dompet. Pengalaman outdoor tidak harus mahal.

5. Ajak teman yang se-frekuensi

Tidak lucu kalau kamu mau camping ekstrem, sementara temanmu maunya kasur empuk.


Kesimpulan: Dua Dunia, Dua Pengalaman

Baik camping maupun glamping punya kelebihan masing-masing. Camping memberi pengalaman alam yang autentik, penuh tantangan, dan lebih hemat. Sedangkan glamping memberikan kenyamanan maksimal, fasilitas lengkap, dan pemandangan alam yang tetap bisa kamu nikmati tanpa harus repot.

Jadi… mana yang cocok buat kamu?
Kalau masih bingung, coba saja dua-duanya di waktu berbeda. Alam selalu punya cara unik buat ngasih kamu pengalaman seru—baik melalui tenda sederhana maupun kamar glamping yang aesthetic.


Kunjungi Artikel Terkait

Hubungi Kami

Jl. Candi panggung permai no 11A, Mojolangu, Lowokwaru, kota malang 65141

‪+62 831-1310-0739

Media Sosial

Instagram : @tentangoutdoor.ind

Tiktok : @tentangoudoor.ind

© 2025 Powered by tentangoutdoor